Gempa Palu : Bappenas Siapkan Perencanaan Wilayah Berbasis Mitigasi Bencana di Palu

0
178
Gempa Palu : Bappenas Siapkan Perencanaan Wilayah Berbasis Mitigasi Bencana di Palu
Gempa Palu : Bappenas Siapkan Perencanaan Wilayah Berbasis Mitigasi Bencana di Palu

cairnenergy.org, Gempa Palu  – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan perencanaan wilayah berbasis mitigasi bencana pascagempa di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Sedang disiapkan perencanaan wilayah di Palu dan Donggala setelah tahap tanggap darurat nanti,” ujar Bambang di IPB International Convention Center, Bogor, Kamis 4 Oktober 2018.

Saat ini, Bappenas tengah melakukan kajian mendapatkan informasi yang nantinya akan sangat menentukan jalannya perencanaan pembangunan di wilayah terdampak gempa dan tsunami.

“Dari sini dapat ditentukan strategi perencanaan yang tepat bagi wilayah tersebut dan pembangunan atau pengembangan seperti apa yang menunjang wilayah itu,” kata dia.

Setelah itu, Bappenas akan rehabilitasi dan rekonstruksi salah satunya melakukan pemulihan sarana dan prasarana serta merekontruksi rumah warga yang rusak akibat likuifikasi atau pergerakan tanah dan tsunami di Sulteng.

“Nah di situ kita harus berhati-hati. Proses rekonstruksinya harus memperhatikan daerah yang dianggap rawan bencana tapi masih dihuni oleh warga,” kata Bambang.

Anggaran Masih Dihitung

Untuk mengurangi dampak risiko bencana gempa, pemerintah berencana membangun hunian tahan gempa. Tahap selanjutnya pemulihan ekonomi secara menyeluruh seperti memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan maupun sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

“Sambil bereskan tanggap darurat, ke depannya kita siapkan supaya kehidupan masyarakat Palu dan Donggala ini relatif lebih aman kalau ada bencana lagi,” terang Bambang.

Sejauh ini, Bapennas masih menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah tersebut.

“Yang pasti pemerintah akan menyiapkan segalanya yang dibutuhkan sehingga ini nantinya bisa memulihkan kembali ekonomi masyarakat sekitar,” terang dia.