Pilpres 2019 : KPU Jamin Debat Capres Lebih Seru meski Pertanyaan Dibocorkan Dahulu

0
55
Pilpres 2019 : KPU Jamin Debat Capres Lebih Seru meski Pertanyaan Dibocorkan Dahulu
Pilpres 2019 : KPU Jamin Debat Capres Lebih Seru meski Pertanyaan Dibocorkan Dahulu

cairnenergy.org, Pilpres 2019 – Komisi Pemilihan Umum mengoreksi istilah ‘pembocoran’ materi debat calon presiden dan wakil presiden yang dipakai oleh pers dan sebagian kalangan. Sesungguhnya bukan itu yang terjadi karena KPU tak berniat membocorkan pertanyaan-pertanyaan debat nanti.

Menurut Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dalam forum “Indonesia Lawyers Club tvOne” pada Selasa malam, 8 Januari 2019, istilah ‘pembocoran’ atau ‘dibocorkan’ tidak tepat karena keduanya bermakna negatif. Padahal, yang akan disampaikan KPU ialah semacam abstraksi dan kisi-kisi materi debat kepada masing-masing kandidat tujuh hari sebelum debat.

Rencana itu, kata Wahyu, bahkan disetujui oleh tim pemenangan masing-masing pasangan kandidat dalam satu forum rapat di kantor KPU. Tetapi belakangan rencana itu ditolak atau diprotes oleh satu kubu pasangan capres-cawapres. Sebagian mengatakan bahwa pembocoran pertanyaan akan membuat debat capres tidak akan seru atau menarik.

“Intinya, saya berani menjamin, itu debat akan tetap menarik sekaligus mengedukasi,” katanya.

Gagasan KPU itu, kata Wahyu, sebenarnya dilatarbelakangi pengalaman forum debat pasangan capres-cawapres pada pemilu 2014, yang sesi debat penuhnya hanya satu segmen. KPU merancang debat untuk pemilu presiden 2019 dalam empat sesi sehingga cukup banyak waktu untuk saling bertanya atau mengoreksi antarkandidat.

“Debat [capres-cawapres dalam pemilu] 2019 tetap menarik, substansial, dan mengedukasi. Sesi debatnya akan lebih panjang. Kita menjaga debat itu substansial,” katanya.

Satu di antara pertimbangan debat dirancang seperti itu, kata Wahyu, menghindari pertanyaan-pertanyaan teknis atau menjebak yang tak penting, atau justru dimaksudkan untuk mengolok-olok. “Seperti pertanyaan singkatan [dalam debat capres 2014].”