Pilpres 2019 : PDIP Selalu Dukung Arah Koalisi yang Ditentukan Jokowi

0
166
Pilpres 2019 : PDIP Selalu Dukung Arah Koalisi yang Ditentukan Jokowi
Pilpres 2019 : PDIP Selalu Dukung Arah Koalisi yang Ditentukan Jokowi

Jakarta, Pilpres 2019 – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membantah pihaknya sebagai penyebab Partai Demokrat gagal gabung koalisi. Dia mengatakan, partai berlambang kepala banteng moncong putih itu tidak pernah menjadi penghalang, sebab Presiden Jokowi yang menentukan arah koalisi.

Hasil gambar untuk sekjen-pdip-selalu-dukung-arah-koalisi-yang-ditentukan-jokowi

“Itu saya sampaikan ketika menerima Pak Agus Hermanto (Wakil Dewan Pembina Partai Demokrat), saya sampaikan komitmennya bahwa PDIP selalu memberikan dukungan terhadap arah koalisi yang diberikan Pak Presiden Jokowi,” kata Hasto di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Dia tak menegaskan apakah PDIP akan menutup pintu koalisi untuk Partai Demokrat setelah Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pernyataan terkait koalisi.

Dalam pernyataannya, SBY menyinggung pernah ditawari Jokowi kursi menteri dan mengungkit hubungan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang belum pulih.

Terkait ‘curhatan’ tersebut, Hasto meminta banyak pihak menilai sendiri maksud Presiden ke-6 RI itu.

“Selama ini kami bekerja sama dengan baik dengan Golkar, PPP, bahkan kemudian PAN mendukung Pak Jokowi saat itu. Itu tidak ada persoalan. Cuma kenapa kemudian Pak SBY curhat, ya biar rakyat yang menilai curhatan tersebut. Apakah untuk bangsa dan negara atau untuk hal lain,” kata Hasto.

Koalisi Solid

Hasil gambar untuk sekjen-pdip-selalu-dukung-arah-koalisi-yang-ditentukan-jokowi

Sementara itu, Hasto menuturkan, formasi koalisi pemerintah solid. Dia meyakini partai koalisi bakal bersama meski diprediksikan bakal pecah.

Dia menambahkan, untuk formasi saat ini sudah cukup menciptakan pemerintahan yang efektif dan stabil.

“Kami solid di dalam makan malam di Istana Bogor, semua punya suasana kebatinan yang sama melihat kepimpinan Pak Jokowi dengan baik bisa diterima rakyat, elektablitas beliau tinggi meskipun memiliki masalah-masalah yang tidak ringan,” kata dia.

Adapun saat ini Jokowi telah didukung oleh enam partai. Pematangan koalisi itu dilakukan dalam sebuah jamuan makan malam dengan para ketua umum di Istana Bogor, Senin 23 Juli 2018.

Pertemuan itu dihadiri Presiden Jokowi, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.