Berita Terkini : Integrasi GPN Bikin Bayar Tol, KRL dan Parkir Cukup dengan 1 Kartu

0
12
Berita Terkini : Integrasi GPN Bikin Bayar Tol, KRL dan Parkir Cukup dengan 1 Kartu
Berita Terkini : Integrasi GPN Bikin Bayar Tol, KRL dan Parkir Cukup dengan 1 Kartu

cairnenergy.org, Berita Terkini – Integrasi sistem pembayaran di sektor transportasi menjadi penting terutama sejak diluncurkannya Nasional Payment Gateway atau Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) oleh Bank Indonesia (BI).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan Kementerian Perhubungan, Sugihardjo, menyebutkan bahwa harus ada implikasi GPN di sektor transportasi dalam mengintegrasikan sistem pembayaran elektronik yang meliputi pembayaran transportasi antar moda darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

Selain itu, pria yang akrab disapa Jojo ini menyebutkan implikasi GPN juga harus ada pada perparkiran dan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP). Dengan demikian masyarakat pengguna layanan transportasi tidak perlu lagi memiliki banyak kartu pembayaran.

Dengan adanya integrasi sistem pembayaran elektronik bidang transportasi penggunaan kartu pembayaran akan mejadi lebih efektif dan efisien sebab nantinya masyarakat akan dapat menggunakan uang elektronik dari berbagai penerbit pada berbagai moda transportasi.

Dengan adanya GPN, diharapkan para pengguna kartu debit terkhusus pengguna jasa transportasi tidak perlu memiliki beragam kartu pembayaran elektronik yang diterbitkan oleh Bank yang ada atau penyedia jasa transportasi (OK Trip, kartu commuter line), cukup menggunakan satu kartu berlogo GPN bisa untuk bertransaksi dimana saja.” Kata Jojo dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dalam Meningkatkan Efisiensi Sektor Transportasi” di Jakarta, Senin (3/12/2018).

Jojo menyatakan integrasi tersebut sudah harus dapat disepakati tahun ini. “Jika diskusi hari ini tidak menghasilkan keputusan yang bulat nanti akan dibentuk tim kecil,” ujarnya.

Integrasi tersebut akan meningkatkan efisiensi layanan publik melalui penerapan pembayaran secara nontunai. Untuk mencapai integrasi tersebut, ada tiga hal yang perlu dilaksanakan.

Pertama, penggunaan uang elektronik sebagai instrumen pembayaran transportasi publik menggantikan tiket. Kedua, standarisasi instrumen uang elektronik yang selaras dengan kebijakan GPN. Ketiga, keberlangsungan model bisnis serta menghargai investasi yang telah ada dengan mengadopsi skema harga (pricing) sesuai best practices.